Pop ads

Senin, 03 Oktober 2016

makalah protokoler tentang etika dan pengembangan pribadi


BAB I
PENDAHULUAN

A.    DEFINISI PROTOKOLER
Protokoler berhubungan atau berkaitan dengan protokol, dan bersifat keprotokolan. Kata protokol berasal dari bahasa Yunani, yang mengandung dua kata, yakni protos yang berarti pertama dan colla berarti diletakkan atau melekatkan.
Dari pengertian tersebut, protokol dapat diartikan :
1.    Sebagai naskah rancangan pertama atau asli dari sesuatu persetujuan yang ditandatangani oleh yang membuatnya, dalam mempersiapkan sesuatu perjanjian;
2.    Sebagai simbul dari perilaku, etika, sebagaimana aplikasikan dalam acara-acara diplomatik, meliputi pengaturan tempat duduk dalam acara pesta malam hari tergantung kepada tata cara protokol dan aturan-aturan yang lazim dilakukan.
Protokol adalah etiket berdiplomasi dan urusan negara. Sebuah protokol adalah sebuah aturan yang membimbing bagaimana sebuah aktivitas selayaknya dijalankan terutama dalam bidang diplomasi.



BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN ETIKA
Dari Buku Etika dan Filsafat Komunikasi (Muhammad Mufid) halaman 173.
Secara etmologi (bahasa) “etika” berasal dari kata bahasa Yunani ethos. Dalam bentuk tunggal, “ethos” berarti tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaaan, adat, akhlak, perassaan, cara berpikir. Dalam bentuk jamak, ta etha berarti ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tetntang kebiasaan. Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, etika adalah ilmu pengethauan tentang asas-asas akhlak. Etika dibedakan dalam tiga pengertian pokok, yaitu ilmu tentang apa yang baik dan kewajiban moral, kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, dan nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. Dalam pembahasan kali ini, maka etika dapat diartikan sebagai nilai-nilai atau norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Menurut Martin (1993), etika didefinisikan sebagai the discpline which can act as the performance index or reference for our control system.  Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya. Dalam pengertiannya yang secara khusus dikaitkan dengan seni pergaulan manusia, etika ini kemudian dirupakan dalam bentuk aturan  (code)  tertulis  yang  secara  sistematik  sengaja  dibuat  berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan bisa difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik.
Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari seg baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.
Pengertian Etika Protokoler
Etika protokol adalah nilai-nilai, norma-norma atau kaidah-kaidah, ukuran-ukuran yang berupa aturan-aturan tatanan yang harus ditaati dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi pengaturan mengenai tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan.
Etika bertujuan meneliti tingkah laku manusia yang dianggap merupakan cerminan dari apa yang terkandung dalam jiwa atau dalam hati nuraninya.
Etika protokoler :
a.       Syarat Penunjang Protokoler :
1.      Percaya diri
2.      Penampilan yang baik (berpakaian, sikap yang wajar, wajah yang ramah, bersemangat/tidak emosional, memberikan penjelasan, posisi berdiri, mengatur suara)
3.      Human relation yang baik
4.      Menepati waktu yang ditentukan
5.      Kreatif dan penuh ide
6.      Tidak menyakiti hati hadirin
b.      Penampilan Protokoler
Adapun penampilan yang harus diperhatikan seorang protokoler adalah sebagai berikut :
1.    Ekspresi Diri
2.    Pancaran Mata
3.    Suara
4.    Gaya Bicara
5.    Cara Mendengarkan
6.    Sikap Tubuh
7.    Bahasa Tubuh
8.    Cara Berjalan
c.       Berbusana
Berbusana atau berpakaian seorang protokoler juga harus diperhatikan. Adapun busana yang harus dipakai adalah :
1.    Acara resmi yang bersifat kenegaraan : pakaian nasional.
2.    Acara resmi untuk perkawinan/pernikahan: pakaian daerah disesuaikan dengan daerah setempat atau pemilik hajad.
3.    Acara setengah resmi: dapat pakaian nasional/pakaian daerah/maupun gaun yang bersifat formal. Lihat situasi setempat.
4.    Acara hiburan/santai: pakaian bebas, rapi, sopan


B.     PENGERTIAN PRIBADI ATAU KEPRIBADIAN
Dari Buku Penegembangan Kepribadian Untuk Mahasiswa Kesehatan dan Umum (Zuyina Luk Lukaningsih, S. Psi). halaman 1
Dalam kehidupan sehari-hari makna kepribadian menjadi pudar oleh bermacam-macam arti yang diberikan oleh psikolog. Dalam suatu penelitian kepustakaan yang tuntas, Allport (1937) menemukan hamper 50 definisi berbeda yang dogolongkannya ke dalam sejumlah kategori. Disini kita hanya akan membahas beberapa dari definisi-definisi tersebut.

Dari Buku Pengembangan Kepribadian, Tinjauan Praktis Menuju Pribadi Positif ( Dra. Hj. Inge Hutagalung, M.Si) BAB 1
Kepribadian bukanlah sesuatu yang dapat dikenakan ataupun ditanggalkan sebagaiamana orang mengenakan pakaian ataupun mengikuti gaya mode tertentu. Kepribadian adalah tentang diiri pribadi secara keseluruhan, kepribadian adalah sesuatu yang unik pada diri masing-masing individu. Kepribadian adalah keseluruhan cara seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang.
Menurut Gordon Allport (1951), seorang psikolog Jerman yang merupakan pakar kepribadian, kepribadian adalah organisasi dinamis dalam individu sebagai sistem psikofisik yang menentukan caranya yang khas dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
Definisi ini kiranya dapat diperjelas sebagai berikut:
(a)    Organisasi dinamis menekankan kenyataan bahwa kepribadian itu selalu berkembang dan berubah walaupun dalam pada itu ada organisasi sistem yang mengikat dan menghubngkan berbagai komponen dari kepribadian.
(b)   Istilah psikofisik menunjukkan bahwa kepribadian bukan hanya eksklusif (semata-mata) mental, dan bukan pula semata-mata natural. Organisasi kepribadian melingkupi kerja tubuh dan jiwa (tak terpisash-pisah ) dalam kesatuan kepribadian.
(c)    Satu unsur yang penting adalah kata khas (unik) yang menunjukkan pada penekanan utama yang diberikan Allport pada individualitas.
(d)   Dengan menyatakan “ menyesuaikan diri terhadap lingkungan” allport menunjukkan keyakinannya bahwa keperibadian mengentarai individu dengan lingkungan fisik dan lingkungan psikologisnya. Jadi kepribadian adalah sesuatu yang mempunyai fungsi atau arti adaptasi dan menentukan.
Tipe Kepribadian Dalam Penyampaian Informasi
Dalam kehidupan sehari hari kita harus banyak membuat keputusan. Pembuatan keputusan yang tepat juga membutuhkan informasi yang tepat.untuk mmendapatkan informasi yang terpat diperlukan kepribadian yang jujur. Tipe kepribadian dalam penyampaian informasi dibedakan atas:
a.    Jujur
Orang yang mengikuti moral masyakat yaitu tidak berbohong, lurus hari, dapat dipercaya kata katanya dan tidak berkhianat.
b.      Pembohong
Orang yang suka melanggar moral masyarakat, mengatakan sesuatu yang tidak sesuai fakta, dusta dan berjanji palsu.
Kejujuran menduduki peringkat pertama dalam sikap yang paling disukai dari kepribadian seorang professional. Kejujuran menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan. Dengan bersikap jujur seseorang akan mendapat kepercayaan yang tinggi dari lingkungan sekitarnya.
Tipe Kepribadian Terhadap Pertanggung Jawaban
Setiap keputusan atau tindakan mengandung resiko dan kita harus berani mempertanggung jawabkan apaun hasil dari tindakan kita.
Tipe kepribadian terhadap tangggungjawab dibagi atas:
a.         Bertanggungjawab, yaitu orang yang berani mengambil tanggung jawab dan resiko serta tidak mencari kambing hitam. Bertanggung jawab atas perbuatan anak buah dan bahkan bertanggung jawab terhadap sesuatu yang bukan di perbuatnya.
b.        Pengecut, yaitu orang yang tidak mau menerima resiko atas segala perbuatannya, melemparkan tanggung jawab dan mencari kambing hitam. Ia membiarkan segala sesuatu berjalan berdasarkan nasib dan bersikap masa bodoh.
Orang pengecut tidak selalu tenang karena takut suatu saat orang lain mengetauinya. Orang pengecut menjadi kebal dengan kepengecutannya sehingga lama kelamaan menjadi kepribadian.



BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Dalam semua yang kita lakukan harus mempunyai yang namanya etika dan kepribadian yang baik. Bukan hanya saja dalam protokoler saja kita harus memiliki etika dan kepribadian yang baik. Dengan adanya etika dan kepribadian yang baik, semua yang kita informasikan kepada orang lain akan mudah di dengarkan karena kita memiliki sifat yang baik yang kita cerminkan.



DAFTAR PUSTAKA
Daniel Cervone, Lawrence A. Pervin, Kepribadian: Teori Dan Penelitian, Penerbit: Salemba Humanika: Jakarta: 2008

Zuyina Luk Lukaningsih, Pengembangan Kepribadian Untuk Mahasiwa Kesehatan Dan Umum, Penerbit: Nuha Medica: Yogjakarta: 2010

Muhammad Mufid, Etika Dan Filsafat Komunikasi, Penerbit: Kencana: Jakarta: 2010

Primi Artiningrum, Etika Dan Perilau Profesional Sarjana, Penerbit: Graha Ilmu: Yogjakarta: 2013

E .Widijo Hari Murdoko, Menjadi Pribadi Revosioner, Penerbit: Wanajati Chakra Renjana: Yogjakarta: 2012

Rabu, 22 Juni 2016

FEATURES-CINTA MONYET DALAM DIARYKU

CINTA MONYET DALAM DIARYKU
Oleh : KHARISMA
Dikala ibuku menjerit menahan rasa sakitnya yang tiada tertahan, namun semua itu terhenti disaat tangisan ku mulai terdengar ditelinganya. Wajahnya yang pucat kini mulai tersenyum disaat bidan mengendongku dihadapannya. Itulah hari Jumat 27 Oktober 1995 menjadi hari pertama aku melihat dunia. Sungguh terasa indah kasih sayang ayah dan ibu belum terbagi karena aku menjadi anak yang pertama. Aku dibesarkan dalam keluarga yang sederhana, rumah ku berdinding kayu dan atap daun rumbia tapi aku tumbuh besar dan menjadi pemuda yang tegar dan menjadi pemuda yang berkharisma sesuai dengan nama ku. Namun aku sedikit pengecut dengan wanita, dimana ada seorang yang menyimpan perasaan namun aku mengabaikannya karena ketidakberanian ku.
Pada usia 6 tahun pertama kali aku mencicipi pendidikan formal namun aku butuh perjuangan ekstra mengingat keadaan yang tidak bersahabat. Aku sekolah di MIN Indrapuri yang jauhnya kurang lebih 1 Km, tidak ada antar jemput seperti anak sekarang, aku harus berjuang mengayuh sepeda demi meraih cita-cita. Peperangan yang melanda negeri ku dimana GAM dan TNI berseteru hingga perang pecah menghantam tanah rencong bumi pertiwi aku cintai. Akibat keadaan ini seringkali sekolah di liburkan demi keselamatan kami semua. Hari demi hari aku mulai tumbuh menjadi anak yang tangguh pendidikan ku kini mulai bertambah selain bersekolah pada sore harinya aku harus belajar di TPA (Tempat Pengajian Al-Qur'an). Pada 26 Desember 2004 sebuah bencana yang melanda Aceh menjadi pukulan bagi kami anak-anak yang masih belajar meski sekolah ku tidak hancur namun akses pendidikan terputus dan lumpuh total, mengingat guru-guru kami sibuk mencari keluarganya yang hilang.
Aku ikut merasakan bencana yang menjadi perhatian dunia karena pada saat itu sedang mengunjungi nenek yang berada di Desa Meunasah Tuha Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar, namun pada hari sabtu kembali ke Indrapuri meninggalkan nenek disana tanpa ku duga keesokan harinya bencana yang melanda negeri merenggut nyawa nenek ku. Dan hari itu aku mulai berfikir aku boleh kehilangan masa lalu namun aku tidak boleh berhenti untuk meraih masa depan.
****
Setelah menyelesaikan sekolah dasar kini aku mulai merasakan nuansa baru dalam pendidikan yang berbasis pesantren dimana aku harus belajar siang malam. Di saat pertama kali sungguh rasanya tak seperti yang ku bayangkan, hidup bagaikan di balik geruji besi dan segudang aturan yang harus dijalankan terkadang aku mengeluh tapi jalan ini harus ku tempuh untuk membahagiakan orangtua yang ingin melihat senyuman diwajahku. Aku teringat masa lalu setelah pulang sekolah terkadang aku berlari menjelajahi sawah bersenda tawa dengan teman-teman di kala musim panen padi layangan menjadi penghibur jiwa, mengikuti perkembangan jiwa ku yang meranjak dewasa tapi kini wajahku mulai buram merasakan sensasi yang tak sesuai dengan batin ku. Belajar, belajar dan belajar menjadi rutinitas yang terkadang membosankan dan membuat batin ku tak tertahan, terkadang aku mengadu pada ibu agar aku di sekolahkan saja pada sekolah formal biasa.
Di suatu ketika dikala siang menyapa perut ku mulai bersuara menjerit memanggil nafsu untuk mengisi perut yang mulai kosong, pikiran ku akan makanan seperti aku makan sehari-hari di rumah, namun sontak jiwa ku tertuju dikala aku memasuki bilik makan yang tersedia di bawah tampung pesantren Al-Fauzul Kabir, mata ku mulai melirik kiri kanan ku lihat insan yang bernasib sama dengan ku mulai mengantri dengan sebuah piring di tangannya. Aku pun membayangkan pesantren bagaikan tempat pengungsian yang menampung korban bencana. Perut yang tadinya kosong sejenak aku lupakan melihat asa yang tak pernah terbayang, namun inilah sebuah jalan yang harus diperjuangkan untuk meraih suksesnya hidup yang akan datang.
****
Hari demi hari menghiasi perjalananku dipesantren ada yang menyenangkan namun bukan berarti tak ada yang menyebalkan selain belajar siang dan malam, belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris serta kegiatan muhadharah yang rutin setiap minggu nya membuat aku merasa ingin meninggalkan pesantren ini dengan waktu cepat. Setiap minggu nya aku kembali ke rumah untuk merefresh kepala yang seakan berserabut di pesantren. Makan antri, mandi terkadang tak ada air, ditambah antrian panjang bagaikan beli minyak yang sedang langka.
Setelah selesai tingkat menengah pertama aku pun merangkak naik ke tingkat menengah atas, rasa penat yang ku alami 3 tahun ke belakang membuat ku tak lagi betah untuk menyambung rasa dilema yang melanda batin ku selama ini. MAN Indrapuri yang jauh dari rumah menjadi tempat ku berlabuh menjalankan nahkoda pendidikan demi mencapai selembaran kertas yang sangat berharga yang akan menjadi modal untuk menyambung ke tingkat yang lebih tinggi dan juga selembaran itu berguna untuk mencari kerja itulah lembaran yang di sebut ijazah.
Asa dan rasa kini mulai berbeda, kata yang menggambarkan masa SMA masa yang paling indah kini mulai kurasa dengan hadirnya cerita, canda tawa, kecewa, putus asa, bertindak gila bahkan masa yang seperti ini mulai tumbuh dalam hati benih yang dinamakan cinta, teman dan sahabat melengkapi alur cerita hidup ku di masa-masa SMA. Semua itu tercatat rapi dalam diary serta memory yang nantinya akan menjadi kisah inspirasi memberikan motivasi pada generasi selanjutnya. Sebuah kisah yang merenguk hati bila di ingat akan menghadirkan senyum di bibir, sebuah cinta monyet melanda diri ku yang crazy, aku malu bercerita namun untuk menambah bahan tulisan ku sepertinya patut untuk cantumkan untuk menghadirkan secuil tawa dan memutar kembali masa lalu yang telah lewat.
Suatu hari ketika guru memberi tugas kelompok di mana kelompok aku terdiri 5 orang, 3 orang cowok 2 orang cewek, namanya tugas kelompok yang bekerja hanya satu dua orang saja itu sudah menjadi tradisi dalam dunia pendidikan Indonesia. Pada hari itu bersama seorang wanita bekerja menyelesaikan tugas kelompok berdua saja, gokilnya sahabat aku yang bernama si Fulan mulai memecahkan suasana " ciiiiieeeeee kharisma........." teriaknya mempergaduh suasana kelas yang tenang disambut semua kawan-kawan suasana pun mulai riuh suara pun mulai pecah bagaikan ombak dihantam gelombang. Wajah ku mulai memerah memandang gadis yang di depan ku tersipu malu mendengar arus teriakkan lebay dari teman-teman ku semua.
Setelah kejadian hari itu teman-teman terus mengejek ku dan menjadi bahan gunjingan setiap hari, aku malu tapi aku mau, kecantikan gadis yang menjadi bahan gunjingan ku meruntuhkan rasa malu ku, sungguh aku terpana terselip namanya dalam do'a semoga ia merupakan tulang rusuk ku yang hilang. Hari kini mulai berwarna dengan hadirnya namanya dalam cerita hidup ku, setiap kami berjumpa tatapan kami mulai berkurang canda pun mulai tiada ini semua karena perasaan ditambah keadaan yang tidak menentu, sungguh ironi cerita yang diharapkan manis namun terselip malu yang mengganjal romantisnya cerita ini.
****
            Semua itu telah berlalu, aku terus berjalan meningalkan cerita yang menerpa hidup ku, lembaran putih abu-abu kini selesai sudah. Cerita baru menghampiri kini terjadi dibawah tampung UIN Ar-Raniry, 29 Agustus 2013 menjadi hari pertama menghirup udara kampus biru yang menjadi kebanggaan rakyat Aceh dan pada hari itu aku mulai mengenal budaya dan tradisi yang dibawa oleh insan yang mengejar mimpi bersandar cita-cita di UIN Ar-Raniry. Setelah tiga hari mengikuti Orientasi Pengenalan Akademik dan Kampus (OPAK), setelah itu 2 September 2013 kelas mulai terbentuk meskipun ini sementara, namun cukup bercerita dan kebanyakan dari mereka berlabuh dengan satu nahkoda mengantar kami sampai semester 6 hari ini.
            Semester pertama menjadi cerita baru dalam hidup ku tantangan pertama aku harus mengendarai sepeda motor melewati puluhan kilometer menuju Darussalam tempat aku kuliah saat ini. Tidak ada teman yang dekat atau aku sebut sahabat semuanya serba baru. Dahulu teman ku hanya berasal dari Aceh Besar saja kini aku mulai punya teman dari berbagai belahan tanah Rencong yang memiliki latarbelakang budaya yang berbeda. Misalnya Mursaha dari Aceh Selatan yang memiliki watak bersahabat atau Nonita dari Aceh Timur yang memiliki sifat yang ramah atau Syukrizal dari Aceh Utara yang bersahaja. Semua terlihat imut dalam bingkai persahabatan baru kami, disanalah awal terbentuk kelompok unit yang kami banggakan bernama KPI unit 7, namun seiring perubahan pengisian KRS dari manual ke sistem portal kemahasiswaan unit 7 berubah menjadi unit 5.
****
            Banyak cerita yang terselip selama aku kuliah salah satunya cerita ketika aku bergabung dengan Arafat dan Jabar, kami gila-gilaan dan seru-seruan di kost nya. Suatu hari tepatnya hari Jum'at karena belum kedewasaan kami, kami hanya lalai dalam rumah melupakan panggilan Tuhan yang berkumandang, kami malah asyik dengan batu domino sekaligus membuat yang kalah harus di cat mukanya, yang lebih tak beradab kami membuka aib sendiri dengar memposting foto kami main domino serta menulis statusnya "shalat Jum'at di rumah Arafat".
            Sebuaqh cerita seru yang ku rasakan pada semester 4 sekaligus kutukan nama ku di sandingkan dengan nama seorang gadis yang manis menawan dan terpesona lelaki yang memandang. Pada hari itu tak kusangka dia membawa setangkai bunga, tak sedikit pun terselip dalam pikiran ku bahwa bunga ini akan di berikan untuk ku. Dengan penuh semangat dia maju ke depan dengan setangkai bunga mawar merah, lalu dia menceritakan makna setiap warna bunga yang berbeda " merah tanda berani, kalau kuning tanda ceria dan begitu juga warna pink menunjukkan romantis " di ujung cerita berkata " bunga ini cuma  ada satu gak mungkin aku bagikan ke kalian semua jadi aku serahkan untuk Kharisma aja ".
            Mukaku mulai memerah karena malu yang tertahankan, ditambah lagi teriakan dari teman-teman yang memecah kan suasana hening, semua kalang kalut tak percaya akan keberanian seorang wanita memberikan bunga kepadaku yang sangat lugu ini, ibu Ade Irma yang menjadi pengasuh mata kuliah pun sontak terdiam tak tau harus berbuat apa, melihat anak didiknya yang riuh dan mulai mengganggu kelas lain, kelas sebelah pun dating menegur kami yang sangat ribut, dan ibu Ade pun meminta maaf kepada dosen sebelah.
            Itulah cerita yang membuat teman-teman menyebut aku sebagai pasangan Dara gadis yang manis itu, aku suka tapi aku tak berdaya melihat keadaan ku yang serba tiada jika dilihat segala sisi maka semua sisi itu ada kekurangan, kurang ganteng, kurang kaya, serta kurang keberanian ku untuk mengambil kesempatan emas yang terpampang di depan ku. Banyak orang yang menyukainya namun mereka tak mendapat kesempatan seperti ku, terkadang aku berfikir aku maju untuk mengambilnya atau aku mundur untuk merelakannya. Banyak teman-teman yang mendorong aku untuk menembak dara, namun aku mengetahui bahwa hatinya sudah ada yang memiliki, meski kecewa aku tetap bersabar dengan selogan ku " sebelum janur kuning melengkung, dia bukan milik siapa-siapa ".
****
            Semoga cerita ini dapat memberi motivasi untuk ku bahwa hidup ini kita akan di cinta serta kita akan di cintai orang lain. Perjalanan ini masih panjang namun cerita ini ku cukupkan sekian, bukan karena tak ada lagi bahan, namun waktu mulai di larutkan malam, mata pun mulai sendu mengisahkan masa lalu dan dalam hatipun mulai ada rasa rindu, rindu ingin bertemu, menyapa, bercanda tawa serta rindu ingin menyatu dalam mahligai cinta Allah bagaikan Adam bersatu dengan Hawa, Ibrahim bersandar pada Sarah atau Yusuf yang di peluk Zulaikha dan ku dambakan romantisnya Nabi Muhammad dengan Aisyah.

            

Sabtu, 28 Mei 2016

OPINI - ISLAM DAN TANTANGAN MASA DEPAN

ISLAM DAN TANTANGAN MASA DEPAN

Islam datang dengan penuh kelembutan yang  dibawa oleh manusia yang penuh teladan yang diakui kebenarannya oleh lawan dan kawan. Islam tidak hanya mengatur urusan ibadah semata namun Islam adalah agama yang komprehensif yang mengatur segala sisi kehidupan manusia. Pada awal mulanya Islam sudah mendapat perhatian dari bangsa Arab dan sekitarnya. Nabi Muhammad yang lahir pada 12 Rabiul Awal, tahun gajah, di kota Mekkah setelah mendapat wahyu dari Allah, Nabi Muhammad mulai menyampaikan risalahnya kepada umat, berbagai tantangan dan halangan menerpa perjuangan beliau, namun semua itu tidak menurun semangat beliau untuk menegakkan kebenaran. Beliau membawa Islam dengan penuh kelembutan tak satu helai pun bulu dari umatnya yang runtuh karena kekerasan Islam. Beliau juga berpesan tidaklah di katakan muslim bila ia tidak mampu melindungi orang disampingnya dari gangguan lisan dan tangannya.
Setalah Rasulullah wafat perjuangan Islam terus dilanjutkan oleh para sahabat dan para ulama, dan Islam berkembang pesat menuju daratan Eropa hingga sejumlah negara Asia, Afrika, dan Amerika. Islam di bawa dengan persahabatan dan rasa persaudaraan tanpa ada diskriminasi dan paksaan sedikitpun kepada orang mau memeluk agama Islam. Islam hadir dengan selogannya agama Rahmatal lil alamin menjelajahi dunia membawa kedamaian dan kebenaran serta menyelamatkan manusia dari segala mala petaka.

Islam di Mata Dunia Saat Ini

Islam dengan selogannya rahmatal lil alamin yang membawa kebenaran dan kedamaian ditolak tegas oleh sejumlah negara Eropa dan Amerika, hal ini disebabkan oleh sejumlah aksi kriminal dan tindakan teroris seperti Osama bi Laden, Pergerakan Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS), Al-Qaeda, Taliban dan lain sebagainya. Itu semua yang menyebabkan Islam dipandang agama teroris, bahkan sejumlah negara Eropa dan Amerika telah menyuarakan anti Islam. Di Francis misalnya dimana perempuan-perempuan muslim dilarang untuk menggunakan jilbab. Ini merupakan pandangan mereka seakan-akan Islam itu menjadi ancaman bagi kehidupan mereka. Meskipun pada kenyataannya Islam hidup bersahabat dengan masyarakat non-muslim, namun kondisi atau situasi yang dilakukan oleh ISIS telah berdampak besar kepada umat Islam di dunia. Keadaan ini sungguh memperihatinkan di tambah lagi dengan pemberitaan sejumlah kalangan media massa dunia yang terus memojokkan Islam, bahkan ada sejumlah media secara gamblang menulis Islam adalah agama teroris.
Solusi untuk Masa yang akan Datang
Menanggapi permasalahan diatas sepertinya perlu kerja keras semua umat Islam yang ada di dunia saat ini menunjukkan makna Islam yang sesungguhnya, bahwa Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan dan bukanlah agama teroris. Selain itu Islam harus menguasai media dan menguasai teknologi agar tidak kalah saing dengan masyarakat non-muslim. Teungku Muhammad Yusuf (Tusop) dalam paparannya dipengajian Inspirasi Qalbu bersama Kaukus Wartawan Peduli Syariat (KWPSI) di Rumoeh Aceh Kupi di Lingkee. Menjelaskan bahwa Islam saat ini dipandang dari penganutnya bukan dari isi ajarannya sehingga masyarakat Islam tidak lagi sepenuhnya menjalankan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah menyatakan shalat itu tiang agama, barang siapa yang mendirikan shalat maka dia sedang menegakkan agama, dan barang siapa yang meninggalkan shalat maka dia telah meruntuhkan agama.
Jika dilihat masa kini berapa banyak presentase orang mendirikan shalat dengan orang yang meninggalkan shalat dan dari itu bisa kita ukur agama Islam sedang ditegakkan atau sedang dihancurkan. Maka salah satu solusinya adalah kembali kepada keluarga seorang ayah dan ibu harus mengajarkan shalat dan menyuruh melaksanakan shalat sejak usia dini serta membangun keluarga yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, dengan itu perintah Allah dalam Al-Qur’an : jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Maksudnya menjaga dirinya dan keluarga dari perbuatan yang menyimpang atau mengganggu kenyamanan orang lain serta dari tindakan kriminal teroris, dan yang lebih penting menjaga dari bahaya kebodohan.

Harapan Islam di Masa yang Akan Datang

            Islam pada hakikatnya telah menunjukkan kehebatannya pada dunia, namun dengan kondisi yang terjadi pada saat ini nilai Islam telah tercoret dimata dunia. Oleh karena itu semua umat harus saling bekerja sama untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Islam seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Jika saja umat Islam berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Hadis, serta mengenyampingkan perbedaan Islam akan berdiri tegak serta dihormati oleh kawan dan lawan. Islam akan menjadi agama yang populer serta disegani oleh umat non-muslim juga akan dikagumi oleh seluruh umat manusia. Islam akan berdiri tegak serta menjadi agama kebanggaan umat Islam sesungguhnya sampai kapan pun bahkan satu hari sebelum kiamat.

Wassalam :

Kharisma

Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.




Sumber bacaan :

Hasan Basri M Nur, Ahmad Zaki Husaini, Geografi Islam, Banda Aceh; Yayasan Al-mukarramah,2015, cet. Ke-1

H.M. Yusuf A.Wahab, Pengajian KWPSI Inspirasi Qalbu, Banda Aceh; Rumoh Aceh Kupi Luwak;2015


Samsul Nizar, Sejarah Pendidikan Islam, Kencana Prenada Media Group, Jakarta; 2009

http://liputanislam.com/kajian-islam/takfirisme/mencanangkan-masa-depan-islam-tanpa-kekerasan/






Jumat, 27 Mei 2016

PUISI HARAPAN

HARAPAN

Aku tau apa yang kamu nanti
Tapi aku belum mampu untuk melakukan
Bukan pula kelebihanmu yang kuragukan
Bukan pula kekuranganmu yang kupertimbangkan

Hanya saja diriku yang belum seperti diharapkan
Aku bukan saidina Ali
Tapi aku mengharapkanmu yang lembut seperti Fatimah Az-Zahara

Aku tak sekaya Sulaiman
Tapi aku berharap dirimu secantik Bilqis
Aku tak setampan Yusuf
Tapi aku ingin cintaimu setulus Zulaikha

Berikan aku waktu untuk belajar
Menjadi imam yang akan membimbingmu menjadi wanita sholehah
Dan padamu suatu hari nanti......

Aku titipkan harta dan anak-anakku padamu.....

PUISI HARAPAN YANG TAK SAMPAI

HARAPAN YANG TAK SAMPAI
Penulis : Aariis
Makasih ya buat semuanya
Tapi maaf
Saya menyerah
Bukan saya tak ingin berjuang lagi
Tapi.......

Mencintai sepihak
Bukanlah cinta yang wajar
Saya sadar kau siapa
Dan saya siapa ?

Semakin lama kita bersama
Semakin sakit yang kurasakan
Apa mencintaimu sesakit ini
Maaf karena telah berfikir kau juga mencintaiku

Maaf karena saya begitu mengharapkanmu
Maaf karena membuatmu terganggu dengan hadirku di hidupmu
Bagaimana pun kita mencoba hasilnya akan tetap sama

Terima kasih...................
Karena denganmu saya bisa mengerti bagaimana rasanya tak dianggap
Dan saya hanya sebagai tempat persinggahanmu
Bukan sebagai tujuanmu.......

Kita bagaikan awan dan lautan yang tak kan pernah satu
Sekarang saya memilih mencintaimu

Dalam DIAM............

Jumat, 20 Mei 2016

GETARAN QALBU

Di balik kain hitam yang membalut tubuhnya yang ramping bunga-bunga yang berwarna-warni melekat pada kain yang melingkar di kepalanya, sesekali ia memutar kepalanya kekiri. Ada 4 lelaki dalam satu baris kursi empuk yang tersusun rapi pada ruang teater Fakultas Dakwah & Komunikasi. Sekilas terlihat dua bola matanya menatap syahdu bagaikan pujangga yang menahan rindu sosok sebelah kiri yang menjadi tujuan tatapannya. Lelaki yang paling dikenal di seluruh fakultas tersebut.
Senyuman manis menghiasi raut wajahnya dikala tatapan yang diberikan dibalas dengan perasaan tersembunyi dalam dada, rasa malu pun menghampiri ia menapik meninggalkan balasan tatapan dari sang tujuan tatapan matanya yang dia nantikan C.I.N.T.A nya.
Ditengah rasa malu yang membenamkan tatapannya, ia masih mencoba mencuri-curi pandang kepada sosok lelaki yang memakai kemeja hijau lengan panjang, dengan rambutnya rebah bagaikan padi yang ditimpa angin. Entah apa yang terbesit pada lelaki yang merasa dirinya merasa mendapat lirikan, ia pun berkata dengan suara yang agak bimbang “ sungguh ini menggetarkan hati saya. Tapi ini tak mungkin terjadi, ada seseorang wanita yang menaruh perasaan kepada saya, karna saya merasa diri saya tidak begitu tampan seperti pria-pria lain. Tetapi kalau ada juga, saya menerima ia dengan segala apa adanya.“
Suasana dalam ruang mulai panas mahasiswa mulai berdebat mengenai presentasi analisis iklan baliho. Ada mahasiswa lain yang membesarkan suaranya, beraduan mulut pun sudah tak terhindarkan lagi. Namun lelaki dan wanita yang mabuk cinta tak terkutik dengan panasnya suasana ruangan yang penuh dengan debat antar mahasiswa yang sedang mengikuti mata kuliah periklanan.
Sekian dulu ya .......